Website Kelurahan Pangkalan Balai · Banyuasin III · Banyuasin Informasi · [email protected]

Potensi desa

Ruang tumbuh untuk ekonomi dan kualitas hidup.

Pemetaan hortikultura, UMKM, pendidikan, kesehatan, wisata pertanian, kesehatan, pendidikan, konektivitas, dan lingkungan Kelurahan Pangkalan Balai.

Potensi Kelurahan Pangkalan BalaiPotensi Kelurahan Pangkalan Balai
Ilustrasi Pusat Pemerintahan dan UMKMPertanian produktif
Pusat Pemerintahan dan UMKMRuang hidup nelayan, usaha pertanian, layanan, dan pertemuan masyarakat

Koridor aktivitas

Pertanian membuka ruang hidup dan peluang.

Posisi Pangkalan Balai di Kecamatan Banyuasin III dan berbatasan dengan Kota Palembang menjadikannya kawasan kelurahan yang strategis bagi permukiman, pertanian, perdagangan, dan mobilitas warga.

Potensi perlu dikembangkan dengan pendataan pelaku, analisis pasar, pengelolaan lingkungan, dan indikator hasil yang dapat diperiksa.

Baca tentang ekonomi pertanian

Empat fokus

Potensi yang saling terhubung.

Setiap fokus membutuhkan data dasar, pelaku utama, mitra, dan indikator capaian yang jelas.

Ilustrasi Pasar rakyat & perdagangan Kelurahan Pangkalan Balai
01 · Ekonomi

Pasar rakyat & perdagangan

Perdagangan dan jasa, pertanian, peternakan, dan usaha olahan pangan menjadi penggerak ekonomi warga yang dapat diperkuat melalui pemasaran, peningkatan mutu, dan kelembagaan usaha.

Ilustrasi UMKM & usaha warga Kelurahan Pangkalan Balai
02 · Kelembagaan

UMKM & usaha warga

UMKM dan usaha warga dapat menghubungkan usaha warga, aset kelurahan, layanan, dan kemitraan yang menghasilkan nilai tambah lokal.

Ilustrasi Pertanian & perdagangan dan jasa dan UMKM Kelurahan Pangkalan Balai
03 · Pertanian

Pertanian & perdagangan dan jasa dan UMKM

Pengembangan pertanian dan keterampilan warga mendukung perdagangan dan jasa dan UMKM serta usaha produktif.

Ilustrasi Kesehatan & layanan dasar Kelurahan Pangkalan Balai
04 · Kualitas hidup

Kesehatan & layanan dasar

Puskesmas, posyandu, sanitasi, pendidikan, dan lingkungan menjadi fondasi produktivitas masyarakat.

Pengembangan terukur

Gunakan langkah yang dapat dievaluasi.

Pemetaan

Catat pelaku, lokasi, kapasitas, kebutuhan, dan kondisi awal.

Prioritas

Pilih masalah serta peluang berdasarkan bukti dan manfaat warga.

Kemitraan

Hubungkan pemerintah, BUMDes, kelompok, kampus, usaha, dan komunitas.

Evaluasi

Ukur hasil, risiko, keberlanjutan, dan dampak lingkungan.

Inovasi pertanian

Sarana belajar menjadi ruang belajar dan usaha.

Mahasiswa mitra pendidikan dan masyarakat membangun sarana belajar serta instalasi keterampilan produktif pada 2025. Perangkat tersebut direncanakan dikelola UMKM dan usaha warga sebagai pilot project pengembangan pertanian.

Model ini membuka peluang pembelajaran budidaya, produksi sayuran, efisiensi air, dan pemanfaatan lahan terbatas.

Baca artikel pertanian
Ilustrasi pendidikan dan inovasi masyarakat Pangkalan BalaiPengembangan SDM